TKI Majalengka Dieksekusi Mati Tanpa Pemberitahuan

TKI Majalengka Dieksekusi Mati Tanpa Pemberitahuan

TKI Majalengka Dieksekusi Mati Tanpa Pemberitahuan – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Tuti Tursilawati (39) asal Majalengka, jawa Barat telah dieksekusi hukuman mati oleh Kerajaan Arab Saudi. Tuti dieksekusi hukuman mati pada hari Senin 29 Oktober 2018 waktu setempat. Terkait ekseskusi tersebut, Pemerintah Indonesia, baik dari KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah justru tidak mendapatkan pemberitahuan dari Kerajaan Arab Saudi. Hal tersebut disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Lalu M Iqbal di kantornya, Jakarta Pusat.

Hingga setelah diekseskusi di Kota Thaif, Pemerintah RI menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga Tuti. Pengadilan telah memvonis hukuman mati kepada Tuti sejak tahun 2011 karena membunuh majikannya pada tahun 2010 lalu. Setelah melihat majikannya terkapar, Tuti pun berusaha kabur dari rumah tersebut. Setelah berhasil kabur, Tuti bertemu dengan sekelompok pria. Awalnya mereka menjanjikan untuk pergi ke Mekah. Ternyata Tuti dibawa ke rumah kosong dan disana ia mengalami pemerkosaan.

TKI Majalengka Dieksekusi Mati Tanpa Pemberitahuan

TKI Majalengka Dieksekusi Mati Tanpa Pemberitahuan

Vonis yang dijatuhkan terhadap Tuti membuat Pemerintah RI tidak tinggal diam. Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo telah menyurati Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada tahun 2011 dan 2016 lalu. Ketika itu juga Pemerintah terus melakukan upaya agar dapat meringankan hukuman terhadap Tuti. Pemerintah RI juga memberikan fasilitas terhadap keluarga Tuti agar dapat bertemu di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas tersebut setidaknya tiga kali pertemuan.

Setelah mengetahui eksekusi yang dilakukan terhadap Tuti, pihak keluarga merasa terkejut. Karena 10 hari sebelumnya, Tuti sempat melakukan video call dengan ibunya. Dalam melakukan video call tersebut, Tuti mengabarkan bahwa dirinya baik-baik saja. Tuti juga tidak memberitahukan kepada keluarganya tentang eksekusi terhadap dirinya. KJRI Jeddah juga sempat melakukan komunikasi dengan Tuti pada tanggal 27 Oktober lalu. Tuti juga menyampaikan bahwa dirinya dalam keadaan yang sehat.

Terkait tidak adanya pemberitahuan eksekusi yang dilakukan terhadap Tuti, Pemerintah Indonesia telah melakukan protes kepada Arab Saudi. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi juga telah memanggil Dubes Arab Saudi, Osamah Mohammed Abdullah Shuibi. Dalam pertemuan tersebut, Retno menceritakan bahwa Dubes Arab Saudi sangat memahami protes keras yang dilakukan oleh Indonesia. Dan Dubes Arab Saudi juga berjanji akan meneruskan protes yang dilayangkan oleh RI dengan pihak Pemerintah Arab Saudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: