Siswi SMP Disandera Oleh Sekelompok Debt Collector

Siswi SMP Disandera Oleh Sekelompok Debt Collector

Siswi SMP Disandera Oleh Sekelompok Debt Collector – Sekelompok Debt Collector salah satu perusahaan leasing di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat menyandera seorang siswi berinisial RI yang masih berusia 14 tahun. Tidak hanya menyandera, para debt collector tersebut juga nyaris memperkosa korban yang masih dibawah umur tersebut. Penyanderaan terjadi dikarenakan orang tua RI menunggak cicilan sepeda motor selama tiga bulan.

Kapolsek Palmerah Kompol Aryono menceritakan bahwa peristiwa tersebut terbongkar setelah Polsek Palmerah didatangi oleh serang Ibu bernama Nining (41). Sambil menangis, Nining menceritakan bahwa anaknya disandera oleh sekelompok debt collector. Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak Polsek Palmerah langsung mendatangi dan melakukan penggerebekan di kantor perusahaan leasing tersebut.

Siswi SMP Disandera Oleh Sekelompok Debt Collector

Siswi SMP Disandera Oleh Sekelompok Debt Collector

Mengetahui pihak kepolisian datang ke lokasi, para debt collector dan karyawan dari perusahaan leasing tersebut langsung kabur. Dalam penggerebekan tersebut, Polsek Palmerah yang dipimpin langsung oleh Kompol Aryono mengamankan sembilan orang. Kesembilan orang tersebut diamankan untuk dimintai keterangan atas peristiwa tersebut. Sedangkan RI terlihat menangis di salah satu ruangan dengan baju dan rok yang sudah terlihat kusut.

Ketika ditemui, RI masih terlihat shock dan kelopak matanya juga terlihat lebam dan sesekali memeluk ibunya. Untuk saat ini, Nining masih belum mengetahui apakah para debt collector tersebut telah melakukan pemerkosaan terhadap RI. Karena RI saat ini masih belum bisa memberikan jawaban ketika ditanya oleh Nining. Mengenai tunggakan cicilan sepeda motor selama tiga bulan, Nining membenarkan hal tersebut.

Dirinya mengakui bahwa ia memang memiliki tunggakan cicilan sepeda motor di perusahaan leasing tersebut selama tiga bulan. Namun Nining tidak terima dengan cara yang dilakukan oleh para debt collector tersebut. Nining juga menceritakan bahwa tunggakan cicilannya tersebut merupakan tiga bulan cicilan terakhirnya. Nining juga menilai bahwa langkah yang diambil para debt collector dan perusahaan leasing tersebut tidak beretika. Karena melakukan penyanderaan terhadap anaknya yang masih dibawah umur.

Sementara itu, setelah pihak kepolisian meminta keterangan terhadap sembilan orang yang berhasil diamankan, pelaku dari peristiwa tersebut ada lima orang. dan kelima orang tersebut saat ini masih dalam pencarian. Kompol Aryono berjanji akan segera menangkap kelima debt collector yang menjadi pelaku dari peristiwa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: