Satu Suporter Bonek Meninggal Akibat Bentrok Di Solo

Satu Suporter Bonek Meninggal Akibat Bentrok Di Solo

Satu Suporter Bonek Meninggal Akibat Bentrok Di Solo – Salah satu suporter Persebaya Surabaya atau biasa disebut Bonek meninggal dunia akibat bentrok dengan warga Solo. Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu, 14 April 2018 dini hari. Dalam bentrok tersebut, ada juga beberapa Bonek lainnya yang krisis dan harus dilarikan ke RSUD dr Moewardi, Solo. Ada juga Bonek yang hingga saat ini masih melakukan rawat jalan.

Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi, Eko Haryati mengatakan bahwa pihak keluarga dari Bonek tersebut telah dihubungi untuk mengabarkan kejadian tersebut. Eko sampai saat ini tidak dapat menjelaskan secara detil mengenai korban Bonek yang meninggal dunia tersebut. Eko juga telah memberitahukan pihak keluarga korban meninggal untuk segera menjemput jenazahnya.

Awalnya, rombongan Bonek ingin melakukan perjalanan pulang setelah menyaksikan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung Bantul. Menurut info yang beredar, bentrokan terjadi di dua lokasi, yakni di depan Pasar Kleco dan di sekitar Colomadu. Kehilangan salah satu nyawa Bonek, membuat para Bonek ingin keadilan ditegakkan. Mereka juga berharap bukan hanya berita negatif tentang Bonek saja yang ditulis.

Satu Suporter Bonek Meninggal Akibat Bentrok Di Solo

Satu Suporter Bonek Meninggal Akibat Bentrok Di Solo

Dari info yang didapat, korban meninggal tersebut bernama Micko Prataman (17) berasal dari Sidoarjo. Sebelum bentrok terjadi, Micko sempat melakukan komunikasi dengan Ibunya, Mariana bahwa anaknya tersebut sedang dalam perjalanan pulang. Mariana mengaku bahwa tidak mendapat firasat apapun tentang kematian anaknya. Mariana hanya sempat melarang putranya tersebut untuk pergi karena tak memiliki uang untuk bekalnya. Namun Micko mengaku jika ia memiliki tabungan sendiri untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding.

Micko yang masih duduk di kelas 2 SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, memang diketahui ibunya rajin menabung. Tabungannya tersebut biasa ia gunakan untuk mendukung tim kesayangannya jika bertanding sebagai tamu. Sampai sekarang masih belum diketahui mengenai pemicu terjadinya bentrokan maut tersebut. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan datang ke rumah Micko untuk menyampaikan turut berduka cita kepada pihak keluarga Micko.

Aksi bentrokan maut tersebut memang terjadi di beberapa titik sehingga pihak kepolisian harus menelusuri lokasi satu per satu. Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan bahwa pihaknya akan menelusuri lebih lanjut mengenai kasus bentrokan maut antara Bonek dan warga Solo tersebut.

About

Leave a Comment

X
%d blogger menyukai ini: