Satpol PP Diminta Sandiaga Uno Untuk Sterilkan Monas

Satpol PP Diminta Sandiaga Uno Untuk Sterilkan Monas – Sejumlah PKL yang berjualan di trotoar pintu timur Monas atau di depan Stasiun Gambir dan Pertamina masih ditemukan masih berjualan oleh sejumlah Satpol PP. Untuk menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta Satpol PP untuk menindak tegas bagi PKL yang masih berjualan di trotoar sekitar Monas. Karena menurut Sandiaga, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan lokasi untuk para PKL berjualan, yakni Lenggang Jakarta.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu telah memerintahkan para anggotanya untuk membersihkan Monas dari para PKL yang berjualan di trotoar. Yani Wahyu juga telah membagikan tugas kepada anggotanya untuk selalu berjaga di kawasan Monas. Yani Wahyu juga telah menyiagakan ratusan personelnya untuk berjaga di trotoar sekitar Monas. Anggota Satpol PP tersebvut akan berjaga bergantian selama 24 jam dan terbagi menjadi 3 shift.

Satpol PP Diminta Sandiaga Uno Untuk Sterilkan Monas

Satpol PP Diminta Sandiaga Uno Untuk Sterilkan Monas

Tidak hanya mensterilkan para PKL, Satpol PP juga akan menertibkan para pengendara mobil yang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Karena Pemprov DKI juga telah menyediakan tempat parkir eks IRTI jadi kawasan Monas akan disterilkan secara keseluruhan. Langkah ini juga dilakukan untuk membuat situasi di Monas menjadi lebih kondusif. Sandi juga menuturkan penertiban tersebut juga dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta.

Sandi juga menambahkan bahwa kawasan Monas merupakan salah satu titik yang harus tertib selama berlangsungnya Asian Games 2018. Selain itu juga, para Satpol PP juga akan melakukan patroli keliling untuk mencegah adanya perbuatan yang melanggar hukum. Seperti yang sudah diketahui pada sebelumnya, media sosial sempat dihebohkan dengan foto sejoli yang diduga telah berbuat mesum di taman Monas.

Kepala UPT Monas, Munjirin mengatakan meskipun dirinya belum mengetahui secara detil peristiwa tersebut. Namun Munjirin mengatakan bahwa para petugas memang melakukan pengawasan rutin setiap harinya. Dalam sebuah foto yang tersebar di media sosial terlihat sepasang remaja itu tidur rebahan berdua di taman. Dari foto yang tersebar dan sempat menjadi viral tersebut bahwa peristiwa tersebut terjadi saat hari masih terang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: