Ribuan KTP Elektronik Ditemukan Dalam Kardus Oleh Warga Serang

Ribuan KTP Elektronik Ditemukan Dalam Kardus Oleh Warga Serang

Ribuan KTP Elektronik Ditemukan Dalam Kardus Oleh Warga Serang – Telah ditemukan ribuan KTP Elektronik atau E-KTP yang tercecer dari dalam kardus di Cikande, Kabupaten Serang. Penemuan E-KTP tersebut ditemukan oleh seorang warga yang tercecer dari dalam kardus di semak belukar. Seluruh E-KTP tersebut kemudian langsung dibawa warga ke Koramil terdekat. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan pada hari Selasa 11 September 2018.

Indra mengatakan setelah seluruh E-KTP tersebut dibawa ke kantor Makodim 0602/Serang. Kemudian diadakan pertemuan antara Dandim, Kapolres dan Dukcapil. Menurut Indra, E-KTP tersebut merupakan milik Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil). Dari pihak Dukcapil menerangkan bahwa E-KTP tersebut ada kemungkinan merupakan E-KTP yang sudah tidak berlaku lagi atau tidak sah karena pemilik E-KTP yang menggantui datanya.

Ribuan KTP Elektronik Ditemukan Dalam Kardus Oleh Warga Serang

Ribuan KTP Elektronik Ditemukan Dalam Kardus Oleh Warga Serang

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saepudin Mustafa langsung menuju ke lokasi ditemukannya E-KTP tersebut. Asep juga mengatakan bahwa selain E-KTP, ditemukan juga Kartu Keluarga (KK). Seluruh E-KTP tersebut sebagian besar merupakan E-KTP yang sudah rusak fisiknya. Asep juga menegaskan jika seluruh KTP dan KK yang ditemukan tercecer tersebut sudah tidak berlaku lagi karena adanya data yang diganti dan sudah diganti dengan yang baru.

Asep juga menjelaskan bahwa seluruh KTP atau KK yang salah cetak atau yang sudah diganti itu sudah tidak dikirim lagi ke Kemendagri karena gudang yang penuh. Maka KTP dan KK tersebut disimpan di dalam gudang Disdukcapil dan di Kanotr Kecamatan. Asep juga menjelaskan bahwa tercecernya KTP dan KK di semak tersebut dikarenakan adanya kelalaian dan oknum staf. Kini pihak Kecamatan Cikande sedang merapihkan ruang agar memiliki ruang kosong untuk meletakkan KTP dan KK yang sudah tidak terpakai.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengeaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap KTP dan KK tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan uji data pengan alat pembaca terhadap 4 E-KTP dan 9 Kartu Keluarga, namun semuanya memang sudah tidak berlaku lagi. Tjahjo juga meyakini bahwa E-KTP dan KK tersebut tidak akan disalahgunakan, baik untuk kepentingan politik maupun untuk kepentingan lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: