Remaja Palangkaraya Tewas Dipatuk King Cobra Di CFD

Remaja Palangkaraya Tewas Dipatuk King Cobra Di CFD – Seorang remaja bernama Dewa Rizky Ahmad (19) tewas setelah dipatuk ular king cobra peliharaannya di Car Free Day (CFD) Bundaran Besar Palangkaraya pda hari Minggu 8 Juli 2018. Ular itu sempat diamankan sebelum Rizky tak sadarkan diri dan dilarikan ke UGD RSUD Doris Sylvanus. Namun pada sekitar pukul 08.30 WIB Rizky dinyatakan meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau kepada warga agar ular jenis king cobra itu tidak dipelihara. Hal tersebut dikarenakan ular berjenis king cobra itu memiliki bisa yang sangat mematikan. Kasubbag TU BK SDA Provinsi Kalteng Handi Nasoka mengatakan bahwa anggotanya telah mengevakuasi ular king cobra tersebut. Handi juga menambahkan bahwa nantinya ular tersebut akan dikembalikan ke habitat yang seharusnya.

Remaja Palangkaraya Tewas Dipatuk King Cobra Di CFD

Remaja Palangkaraya Tewas Dipatuk King Cobra Di CFD

Handi menuturkan bahwa pihaknya tidak bisa melarang warga untuk memelihara king cobra tersebut. Karena ular yang dipelihara tersebut tidak termasuk ular yang dilindungi. Walaupun demikian, Handi tetap mengimbau warga untuk tidak memelihara ular king cobra tersebut dikarenakan sangat berbahaya. Ular king cobra yang yang mematuk Rizky di CFD diperkirakan memiliki panjang tubuh sekitar 3 meter.

Namun setelah dihubungi piak keluarga, tim BKSDA Kalimantan Tengah batal untuk melakukan evakuasi terhadap ular king cobra tersebut. Karena menurut pihak keluarga, Rizky diyakini masih hidup atau hanya mengalami mati suri. Handi menceritakan bahwa pihak keluarga dari Rizky melihat jenazah Rizky masih mengeluarkan keringat. Keterangan keluarga korban dan ‘orang pintar’ ular king cobra tersebut harus tetap berada di dalam rumah.

Handi menambahkan bahwa tim BKSDA Kalimantan Tengah akan kembali esok hari untuk mengevakuasi ular king cobra tersebut. Kini ular king cobra yang mematuk Rizky dan berwarna kuning keemasan tersebut telah ditempatkan di dalam sebuah boks dirumahnya. Rizky memang dikenal sebagai pecinta hewan reptil, termasuk ular. Sejumlah ular termasuk sanca dan king cobra juga dipeliharanya di dalam rumah.

Menurut koordinator lapangan Emergency Respons Palangkaraya (ERP) Tommy bahwa Rizky dipatuk ularnya dibagian tangan kanannya. Menurut keterangan Tommy, Rizky sempat tidak fokus hingga ia dipatuk ular peliharaannya. Ular king cobra yang dibawa Rizky ke CFD itu pun nampaknya sedang tidak dalam mood yang baik sehingga melakukan penyerangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: