Ratna Sarumpaet Meminta Maaf Dan Mengakui Kebohongannya

Ratna Sarumpaet Meminta Maaf Dan Mengakui Kebohongannya

Ratna Sarumpaet Meminta Maaf Dan Mengakui Kebohongannya – Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui kebohongannya mengenai pemberitaan tentang dirinya yang dikabarkan mengalami penganiayaan di Bandung beberapa hari lalu. Ratna pun mengakui bahwa dirinya adalah sebagai pencipta berita bohong atau hoax terbaik. Sebelumnya pihak kepolisian memberikan pernyataan bahwa Ratna bukan ke RS Bandung, melainkan ke RS Bina Estetika, Jakarta pada tanggal 21 September 2018 lalu.

Aktivis yang berusia 70 tahun tersebut meminta maaf sambil terisak kepada banyak pihak. Termasuk kepada pihak yang selama ini dikritiknya. Ratna juga mengaku telah berbohong saat menceritakan penganiayaan terhadap dirinya saat bertemu dengan Prabowo Subianto, Fadli Zon dan Amien Rais. Permintaan maafnya tersebut dilakukannya di kediamannya yang berlokasi di Jalan Kampung Melayu Kecil V/24, Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Ratna Sarumpaet Meminta Maaf Dan Mengakui Kebohongannya

Ratna Sarumpaet Meminta Maaf Dan Mengakui Kebohongannya

Dengan pengakuannya telah menyebar hoax, Ratna berharap kegaduhan yang terjadi belakangan ini segera berakhir. Mengetahu hal tersebut, Prabowo telah meminta Ratna untuk mundur dari Badan Pemenangan Nasional. Prabowo juga telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi jika ada anggota tim pemenangnya yang berbohong. Prabowo juga telah meminta pihak kepolisian untuk segera ditindak tegas.

Bahkan Prabowo telah memerintahkan untuk segera dilakukan pemecatan terhadap Ratna dari juru kampanye nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia juga menambahkan bahwa pemecatan tersebut dilakukan sebelum surat pengunduran diri Ratna beredar. Prabowo sendir juga sempat meminta maaf karena telah menyampaikan kabar hoax tersebut. Prabowo juga mengakui bahwa dirinya tergesa-gesa menyikapi kasus tersebut.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga salah satu orang yang menyuarakan dengan lantang soal kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet. Setelah mengakui Ratna mengakui kebohongannya, Fadli justru berbalik mengecamnya. Fadli pun juga mengucapkan permohonan maafnya kepada publik karena ikut menyampaikan kabar bohong dari Ratna. Fadli mengakui awalnya cerita dari Ratna Sarumpaet sempat menggugah perasaannya dan juga tokoh-tokoh lain.

Sedangkan Cawapres dengan nomor urut 1, Ma’ruf Amin meminta agar penyebar hoax segera ditindak. Ia juga menyayangkan sikap yang dari kubu Prabowo yang tidak mencari kebenarannya terlebih dahulu. Ma’ruf juga sudah meyakini bahwa kabar tersebut adalah hanya berita hoax saja. Ia juga meminta kepada pihak penegak hukum untuk melakukan tindakan terhadap pihak-pihak yang telah menyebarkan hoax terkait penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: