Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Hoax

Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Hoax

Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Hoax – Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasus penyebaran hoax terancam akan mendapatkan hukuman maksimal 10 tahun penjara. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa Ratna dikenakan Pasal 14 UU 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan juga Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45. Penangkapan Ratna dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Banten.

Ketika penangkapan, saat itu Ratna diduga ingin melarikan diri ke Chile oleh pihak kepolisian. Oleh karena itulah Pihak Imigrasi Kemenkum HAM telah mengeluarkan surat pencegahan terhadap Ratna selama 20 hari. Setelah diamankan di Bandara, pihak kepolisian langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. Diduga ingin melarikan diri ke Chile, Ratna membantah tuduhan tersebut. Ratna mengaku dirinya pergi ke Chile untuk menghadiri konferensi penulis naskah teater Internasional untuk menjadi pembicara.

Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Hoax

Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Hoax

Ratna juga mengaku bahwa dirinya dikirim oleh Dinas Pariwisata DKI Jakarta ke Chile. Dan kabarnya, Dinas Pariwisata DKI Jakarta yang membiayai Ratna ke Chile. Rencananya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro akan melakukan pengecekan tentang kebenaran pembiayaan Ratna untuk menghadiri acara di Chile. Asiantoro menjelaskan Pemerintah DKI memiliki anggaran untuk seniman yang dianggap layak untuk menghadiri suatu acara di luar negeri.

Pengacara Ratna, Insank Nasrudin mengaku bahwa Ratna Sarumpaet telah meminta pihak kepolisian untuk mengundur pemeriksaan terhadap dirinya. Sebelumnya diketahui Ratna akan menjalani pemeriksaan pada tanggal 8 Oktober 2018 nanti. Namun Ratna meminta pengunduran pemeriksaan terhadapnya karena akan berangkat ke Chile. Insank juga mengatakan bahwa kepergian Ratna ke Chile memang telah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari.

Insank kembali menuturkan bahwa Ratna tidak menyampaikan kabar hoax secara langsung ke publik. Namun Insank menyerahkan seluruhnya kepada pihak penyidik. Ia juga tidak mau berspekulasi tentang siapa yang salah mengenai kasus tersebut. Karena menurut Insank, awalnya Ratna hanya menjawab pertanyaan keluarganya tentang penyebab dari lebam di wajahnya. Dalam jumpa pers yang dilakukannya beberapa hari lalu, Ratna menjelaskan bahwa kebohongan tersebut hanya untuk mencari alasan ke anak-anaknya saja.

Setelah mengamankan Ratna, pihak kepolsian juga sempat menggeledah rumah selama hampir dua jam. Dalam penggeledahan tersebut, polisi membawa beberapa barang untuk dijadikan sebagai barang bukti. Yang diantaranya adalah buku tabungan, nota bukti transaksi, kartu-kartu ATM hingga laptop.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: