Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda RiauRabu 16 Mei 20118 Sekitar pukul 09.05 WIB, Mapolda Riau diserang oleh sekelompok orang yang menggunakan senjata tajam. Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Nandang. Peristiwa tersebut bermula dari sebuah mobil Avanza putih yang memaksa menerobos masuk ke dalam Mapolda Riau. Dan ketika sedang menerobos masuk, mobil tersebut langsung menabrak salah satu anggota polisi yang mencoba menghadang mobil tersebut.

Setelah mobil tersebut berhasil menerobos masuk ke Mapolda Riau, ada 4 orang yang turun dengan membawa senjata tajam. Setelah keempat orang tersebut turun, kemudian mobil langsung melaju keluar meninggalkan keempat orang tersebut. Dari peristiwa tersebut, Empat orang menjadi korban. Satu polisi yang tewas ditabrak mobil, dan 3 orang lainnya mengalami luka-luka. Diantara ketiga korban tersebut, ada termasuk jurnalis yang juga mengalami luka.

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Informasi penyerangan di Mapolda Riau tersebut juga diinformasikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Setyo juga mengatakan bahwa empat pelaku penyerangan tersebut memiliki keterkaitan dengan dua orang terduga teroris yang ditangkap sehari sebelumnya di Palembang. Keenam orang terduga teroris tersebut juga sempat menyambangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat untuk melakukan penyerangan. Namun karena suasana sudah kondusif, mereka kembali pulang.

Dari enam orang terduga teroris tersebut, empat orang pergi ke Riau untuk melakukan penyerangan ke Mapolda Riau. Sedangkan dua orang terduga tersangka lainnya pergi ke Palembang, namun berhasil ditangkap oleh Tim Densus 88. Keempat orang yang menyerang ke Mapolda Riau menggunakan mobil Avanza dengan nomor polisi BM 199 RQ. Akibat penyerangan tersebut, keempat pelaku penyerangan tersebut mendapatkan tindakan tegas dari polisi dengan menggunakan timah panas hingga tewas.

Sedangkan pengendara mobil yang ditumpangi keempat orang diduga teroris tersebut sempat berhasil melarikan diri. Namun polisi akhirnya berhasil menangkap pengendara mobil tersebut. Setelah semakin maraknya aksi terorisme di Indonesia, Polri memastikan akan bekerja sama dengan Kopassus TNI AD untuk menindak tegas para pelaku teroris yang kini semakin marak dan mengganggu keamanan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: