Penonton Drama Surabaya Membara Terjatuh Dari Viaduk

Penonton Drama Surabaya Membara Terjatuh Dari ViadukSejumlah orang yang sedang melihat pagelaran Drama Kolosal Surabaya Membara di Jalan Pahlawan menjadi korban akibat terjatuh dari viaduk (jembatan kereta api diatas). Drama kolosal tersebut digelar untuk memperingati Hari Pahlawan. Namun sebelum pagelaran drama tersebut dimulai, sebuah kereta melintas di viaduk yang berada di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Warga yang ingin menonton di atas viaduk tiba-tiba terjatuh dari ketinggian viaduk sekitar 5 meter.

Warga yang berada di bawah dan para petugas yang sedang berjaga langsung memberikan pertolongan kepada korban. Para korban yang terjatuh tersebut langsung dibawa ke rumah sakit. Dari insiden tersebut, sebanyak 3 orang tewas dan belasan warga lainnya mengalami luka-luka. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan. Rudi mengatakan bahwa sebelumnya para petugas sudah memberikan peringatan kepada warga untuk tidak menonton dari atas viaduk.

Penonton Drama Surabaya Membara Terjatuh Dari Viaduk

Penonton Drama Surabaya Membara Terjatuh Dari Viaduk

Ketika mengetahui ada kereta yang melintas, para warga yang berada di viaduk tersebut salin mendorong. Sebagian ada yang terjatuh akibat dorongan yang terlalu kuat. Petuga yang sedang bertugas di lokasi pun langsung merespon dengan cepat. Di sekitar lokasi memang sudah disediakan dua buah ambulans yang berjaga. Dengan menggunakan ambulans tersebut, para korban dibawa ke beberapa rumah sakit. Diantaranya RSU Dr Soetomo, RS PHC Perak, dan RSUD dr Soewandhi.

Menurut Kanit laka Polrestabes Surabaya AKP Antara, total ada 3 warga yang meninggal akibat insiden tersebut. Diantaranya adalah satu orang pria meninggal di RSUD dr Soewandhi. Dan dua orang lainnya pria dan wanita sedang berada di RSU dr Soetomo. Antara menyampaikan dua orang korban yang meninggal tersebut akibat terjatuh dari viaduk. Sedangkan satu orang korban meninggal akibat terlindas kereta api yang melintas pada saat kejadian.

Salah satu dari korban meninggal tersebut merupakan warga yang bernama Erikawati (9). Saat ini Erikawati masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar. Sedangkan dua orang pria yang meninggal masih belum diketahui identitasnya. Mengetahui insiden tersebut, Humas KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko mengemukakan bahwa jalur perlintasan kereta api tersebut memang masih aktif. Gatut juga menambahkan bahwa kereta api yang melintas tersebut juga telah menjalani prosedur yang telah ditetapkan, seperti membuntikan bel dan sudah mengurangi kecepatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: