Penemuan Tulang Korban Pembunuhan Driver Grabcar Palembang

Penemuan Tulang Korban Pembunuhan Driver Grabcar Palembang

Penemuan Tulang Korban Pembunuhan Driver Grabcar Palembang – Seorang driver taksi online Grabcar di Palembang, Sumatera Selatan, Sofyan (43) awalnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Namun hilangnya Sofyan tersebut kini sudah mulai mendapatkan titik terang. Pihak kepolisian telah memastikan bahwa Sofyan tewas dibunuh dan salah seorang pelakunya sudah ditangkap. Kabar tersebut disampaikan oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Zulkarnain.

Perihal pembunuhan Sofyan tersebut juga disampaikan setelah pihak kepolisian berhasil menemukan lokasi pembunuhan mayat korban. Dan di lokasi tersebut, pihak kepolisian juga menemukan tulang belulang yang sudah tidak lagi utuh. Tulang yang ditemukan tersebut merupakan bagian kepala, rusuk hingga tulang belakang korban. Lokasi penemuan tulang korban tersebut tidak jauh dari jalan dan berada di semak belukar kebun sawit perusahaan swasta. Berawal dari adanya laporan dari para sopir yang selalu mencium bau busuk ketika melewati lokasi.

Penemuan Tulang Korban Pembunuhan Driver Grabcar Palembang

Penemuan Tulang Korban Pembunuhan Driver Grabcar Palembang

Setelah menemukan tulang belulang korban, pihak kepolisian langsung membawanya ke RS Bhayangkara. Zulkarnain pun mengungkapkan bahwa pihaknya tlah menangkap satu dari empat pelaku pembunuhan tersebut. Zulkarnain pun telah memastikan bahwa akan segera menangkap semua pelakunya. Peringatan tersebut disampaikan karena menurutnya, perbuatan para pelaku sangat sadis. Diketahui korban meninggalkan istri dan empat orang anaknya yang masih kecil.

Zulkarnain juga telah menghimbau kepada para pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri. Jika para pelaku tidak menyerahkan diri, Zulkarnain berjanji akan terus menangkap pelaku dalam keadaan hidup atau mati. Pernyataan tegas Zulkarnain tersebut telah disampaikan di beberapa kesempatan. Dan diketahui, Sofyan merupakan korban tewas yang ke empat kasus pembunuhan driver taksi online di Palembang dalam 2 tahun terakhir. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Asosiasi Driver Online Palembang, Ahmad Harvin.

Ahmad juga mengaku bahwa dirinya telah menerima 10 laporan kasus kriminal terhadap driver taksi online. Dari 10 kasus kriminal terhadap driver taksi online tersebut, enam diantaranya korban berhasil ditemukan selamat. Sedangkan 4 lainnya, driver taksi online ditemukan tewas dan Sofyan merupakan korban meninggal yang ke empat. Salah satu laporan driver taksi online yang menjadi korban pembunuhan yakni driver bernama Edward Limba pada tahun 2017 lalu. Para pelaku pembunuhan Edward pun sudah berhasil ditangkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: