Penemuan Mayat Dalam Drum Di Bogor Bikin Geger

Penemuan Mayat Dalam Drum Di Bogor Bikin Geger – Penemuan mayat hebohkan warga di Kampung Narogong RT 10/03 Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Pertama kali mayat tersebut ditemukan di dalam drum sampah di sekitar lokasi oleh seorang pemulung. Awalnya pemulung yang diketahui bernama Santi tersebut mengira awalnya drum tersebut hanya berisi sampah. Namun setelah membuka bungkusan tersebut ternyata terlihat kaki orang dan setelah itu ia melaporkannya kepada warga sekitar.

Warga sekitar yang mengetahui penemuan mayat tersebut langsung melapor ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian pun datang dan langsung memasang garis polisi dan langsung menyisir lokasi. Kemudian pihak kepolisian membawa mayat tersebut ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk di otopsi. Kapolsek Citereup AKP Bimantoro menginformasikan bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Penemuan Mayat Dalam Drum Di Bogor Bikin Geger

Penemuan Mayat Dalam Drum Di Bogor Bikin Geger

Setelah melakukan identifikasi terhadap mayat yang ditemukan didalam drum, pihak kepolisian akhirnya mengetahui identitas korban. Dari hasil identifikasi, korban tersebut diketahu bernama Abdullah Fitri Setiawan dan merupakan warga Tangerang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky Pastika. Dicky juga menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Pihak kepolisian juga tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan olah TKP.

Dari keterangan yang didapat dari pihak keluarga korban, Dufi (nama panggilan korban) pernah wartawan RRI. Namun istri korban tidak mengetahui secara persis apa pekerjaan korban. Diketahui juga korban pernah bekerja sebagai marketing di iNews TV. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Pemimpin Redaksi iNews TV, Yadi Hendriana. Namun kini korban diketahui merupakan freelance marketing di stasiun TV Muhammadiyah (TV Mu). Hal tersebut diinformasikan oleh Direktur Keuangan dan SDM TV Mu, Harry Purnomo.

Harry menjelaskan bahwa korban menjadi freelance marketing karena belum setahun. Harry juga mengungkapkan rasa dukanya atas kabar tersebut. Menurut Harry, korban merupakan seorang yang pekerja keras. Bahkan Harry menilai kualitasnya dalam bekerja mengalahkan wartawan yang sudah tetap. Harry juga menambahkan bahwa korban sebelumnya ingin menawarkan untuk menjadi wartawan tetap. Harry juga meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.

Kepala Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo mengemukakan dari hasil otopsi ditemukan sejumlah luka senjata tajam. Luka tersebut yakni berada di leher, punggung dan dada korban. Dan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka bekas benda tumpul pada tubuh korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: