Pelaku Jambret Di Cempaka Putih Serahkan Diri Ke Polisi

Pelaku Jambret Di Cempaka Putih Serahkan Diri Ke Polisi

Pelaku Jambret Di Cempaka Putih Serahkan Diri Ke Polisi – Seorang pelaku jambret yang menewaskan korbannya yang juga sebagai penumpang ojek online di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu kini telah menyerahkan diri. Diketahui pelaku jambret bernama Sandi Haryanto (28) telah melakukan aksinya kepada seorang penumpang ojol yang bernama Warsilah (37). Peristiwa tersebut juga sempat menjadi viral karena video yang memperlihatkan detik-detik Warsilah menjadi korban jambret oleh Sandi.

Peristiwa begal tersebut terjadi pada hari Minggu 1 Juli 2018 bermula ketika korban yang menumpangi ojek online sedang melintas di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Secara mendadak pelaku menerjang dari arah belakang dan berusaha merampas tas Warsilah. Warsilah juga sempat melakukan perlawanan, namun dirinya terjatuh ke bahu jalan. Atas kejadian tersebut, Warsilah mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Pelaku Jambret Di Cempaka Putih Serahkan Diri Ke Polisi

Pelaku Jambret Di Cempaka Putih Serahkan Diri Ke Polisi

Warsilah yang mendapatkan pertolongan langsung dibawa ke RS Mitra Kemayoran, namun nyawa Warsilah tidak tertolong. Kemudian Warsilah dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. Setelah mendapatkan laporan tentang adanya aksi penjambretan tersebut, pihak kepolisian langsung bergegas untuk mencari keberadaan pelaku. Awalnya tim Satuan Reskrim Polres Jakarta Pusat mendapatkan informasi bahwa pelaku bersembunyi di kawasan Cakung. Namun setelah polisi mendatangi lokasi yang diinformasikan, pelaku tidak ditemukan.

Kemudian pelaku teridentifikasi berada di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebelum dilakukan penangkapan, pelaku akhirnya menyerahkan diri yang diantarkan oleh pamannya, Edi Kusbandi (51) karena merasa panik dirinya sedang diburu pihak kepolisian. Hal tersebut juga disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan. Stefanus menceritakan bahwa pelaku bersembunyi di rumah pamannya dan sempat meminta saran karena merasa cemas dirinya sedang dicari polisi.

Karena rumah pamannya, Edi berada di Jagakarsa hingga pada hari Minggu 8 Juli 2018 sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku mendatangi Polsek Jagakarsa dengan didampingi oleh pamannya. Setelah pelaku menyerahkan diri, Polsek Jagakarsa berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat. Hingga pada sekitar pukul 19.00 WIB, Polsek Jagakarsa menyerahkan pelaku ke Polsek Jakarta Pusat untuk menindaklanjuti kasus penjambretan yang dilakukan oleh pelaku untuk dibuatkan berita acara.

Kematian Warsilah yang menjadi korban penjambretan meninggalkan duka yang mendalam bagi para tetangganya. Semasa hidupnya, Warsilah selalu menyempatkan diri untuk bersosialisi dengan para tetangganya meski sibuk bekerja. Diketahui Warsilah merupakan warga Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: