Mengungkap Pegawai Bank Yang Tewas Mengenaskan Dirumahnya

Mengungkap Pegawai Bank Yang Tewas Mengenaskan Dirumahnya

Mengungkap Pegawai Bank Yang Tewas Mengenaskan Dirumahnya – Pihak kepolisian masih menelusuri kasus pembunuhan terhadap salah satu pegawai bank, Ella Nurhayati (42). Perempuan yang berstatus janda tersebut tewas mengenaskan dengan 23 luka tusukan. Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya kasus tersebut. Niko juga menginformasikan bahwa Ella merupakan warga di Kampung Pangragajian, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Ella pertama kali ditemaukan oleh tetangganya yang sudah bersimbah darah dari tubuhnya dan membasahi karpet rumahnya. Dari keterangan yang didapat dari keluarga, Ella telah berpisah dengan suaminya sejak tahun 2004 lalu. Niko menjelaskan pihak kepolisian telah mencari keterangan dari sejumlah saksi agar dapat menemukan pelakunya. Penemuan jasad korban menghebohkan warga Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Mengungkap Pegawai Bank Yang Tewas Mengenaskan Dirumahnya

Mengungkap Pegawai Bank Yang Tewas Mengenaskan Dirumahnya

Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari mantan suami korban. Namun ketika peristiwa terjadi, mantan suami korban sedang berada jauh dari lokasi pembunuhan. Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti sebilah pisau dapur yang masih berlumuran darah. Diduga pisau terebut yang digunakan pelaku untuk membunuh korban. Niko mengemukakan bahwa tidak ada barang yang hilang dari rumah korban setelah peristiwa terjadi.

Niko juga menjelaskan bahwa jasad korban juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung. Dari keterangan yang didapat dari kerabat dekat, korban memiliki pribadi yang baik dan tidak memiliki masalah dengan orang lain. Niko mengaku pihak kepolisian harus bekerja ekstra untuk dapat mengungkap kasus ini. Hal tersebut dikarenakan pada saat kejadian, hanya ada satu orang saksi, yakni anak korban yang masih berusia 15 tahun yang juga merupakan anak berkebutuhan khusus.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan akan meminta bantuan dari psikolog untuk mendampingi. Truno juga mengungkapkan bahwa anak korban merupakan saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Dan anak korban tersebut berada di dalam rumah ketika peristiwa pembunuhan tersebut terjadi. Dari tetangga korban yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut yang diketahui bernama Deni Irawan (36) sempat mendengar teriakan anak korban.

Awalnya Deni mendengar anak korban yang meminta tolong dari dalam rumahnya. Deni yang mendapati pagar rumahnya terkunci meminta anak korban untuk mengambil kuncinya. Setelah berhasil membuka pagar dan masuk, Deni terkejut setelah melihat darah yang berceceran di lantai. Setelah mengetahui hal tersebut, Deni keluar untuk meminta bantuan warga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: