Kalapas Sukamiskin Terima Suap Dari Suami Inneke Koesherawati

Kalapas Sukamiskin Terima Suap Dari Suami Inneke Koesherawati

Kalapas Sukamiskin Terima Suap Dari Suami Inneke Koesherawati – Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husein telah ditetapkan sebagai tersangka KPK. Wahid diduga telah memfasilitasi salah satu napi korupsi, yakni Fahmi Darmawansyah yang juga merupakan suami dari artis Inneke Koesherawati. Kalapas Sukamiskin diduga telah menerima sejumlah uang dan 2 buah mobil agar Fahmi difasilitasi Fahmi sejak Maret 2018 lalu.

Selain itu, Kalapas Sukamiskin juga memberikan izin luar biasa yang tidak seharusnya diberikan kepada para napi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. Syarif menerangkan bahwa suami dari Inneke Koesherawati tersebut juga mendapatkan kemudahan untuk keluar masuk tahanan. Menurut dugaan KPK, transaksi fasilitas kamar tahanan tersebut diperantarai oleh staf Lapas Sukamiskin, Handry Sahputra dan narapidana pendamping, Andri Rahmat.

Dalam hasil pemeriksaan, KPK menemukan adanya sejumlah uang yang disimpan oleh Fahmi, yakni sebesar Rp 139 juta. Selain itu juga ditemukan sejumlah catatan terkait sumber uang tersebut. Ada juga dokumen pembelian sebuah mobil Mitsubishi Triton beserta kuncinya yang juga ikut diamankan KPK. Sedangkan istri dari Fahmi, Inneke Koesherawati juga diamankan olehpetugas KPK di rumahnya, yakni di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kalapas Sukamiskin Terima Suap Dari Suami Inneke Koesherawati

Kalapas Sukamiskin Terima Suap Dari Suami Inneke Koesherawati

Setelah diamankan petugas KPK, Inneke langsung dibawa ke gedung KPK untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah selesai diperiksa KPK, Inneke keluar dari gedung KPK dengan mata berkaca-kaca dan dengan wajah yang terlihat pucat. Inneke juga terlihat melewati wartawan yang berada di lokasi begitu saja. Dengan mengenakan pakaian yang berwarna hijau dan berjilbab putih tersebut juga tidak terlihat berbicara sama sekali.

Dalam kasus yang menimpa suaminya, Inneke saat ini masih berstatus sebagai saksi. Syarif menerangkan bahwa Inneke juga dibawa ke KPK karena diduga telah mengetahui suap yang dilakukan oleh suaminya ke Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Syarif juga mengatakan bahwa terungkapnya sel tahanan mewah bukan terjadi kali ini saja. Saat ini KPK juga sedang mengkaji membangun lapas khusu para tahanan koruptor, Bahkan KPK ingin para koruptor ditahan di Lapas Nusakambangan, agar kasus sel mewah tersebut tidak lagi terjadi.

Terkait kasus suap yang melibatkan suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah tersebut, KPK telah menetapkan 4 orang tersangka. Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein, Staf Lapas, Hendry Syahputra, Fahmi Darmawansyah dan tahanan pendamping Fahmi, Andi Rahmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: