Bencana Banjir Di Jepang Yang Tewaskan Ratusan Orang

Bencana Banjir Di Jepang Yang Tewaskan Ratusan Orang

Bencana Banjir Di Jepang Yang Tewaskan Ratusan Orang – Hujan deras yang mengakibatkan banjir besar di bagian selatan Jepang menewaskan ratusan orang. Hujan deras yang terjadi tersebut bukan hanya menyebabkan bencana banjir, namun juga mengakibatkan bencana longsor. Dikabarkan ada sekitar 120 orang meninggal dunia, 6 orang dalam keadaan kritis dan puluhan orang yang belum diketahui keberadaannya.

Sekitar puluhan ribu petugas yang terdiri dari anggota kepolisian dan personel militer dikerahkan ke daerah yang terkena bencana banjir dan longsor. Terutama di Prefektur Hiroshima dan Okayama. Selain mecari para korban yang terperangkap, mereka juga akan membantu mengevakuasi korban dari rumahnya masing-masing. Salah satu yang paling parah terkena dampak bencana tersebut adalah Kurashiki dan Prefektur Okayama.

Bencana Banjir Di Jepang Yang Tewaskan Ratusan Orang

Bencana Banjir Di Jepang Yang Tewaskan Ratusan Orang

Menurut seorang pejabat Badan Meteorologi di Jepang bahwa korban kemungkinan masih akan bertambah selagi hujan masih mengguyur. Ia juga mengatakan bahwa situasinya telah masuk ke tahap bahaya ekstrem. Perusahaan listrik setempat menginformasikan ada sekitar 12.700 pelanggan yang masih belum juga mendapatkan aliran listrik. Selain itu juga ada puluhan ribu orang lainnya tidak mendapat suplai air bersih.

Kantor Perdana Menteri Jepang juga telah mendirikan pusat penanggulangan bencana darurat. Otoritas Jepang selalu memantau cuaca dan merilis peringatan dini, namun populasi padat di berbagai wilayah membuat Jepang selalu rawan terkena bencana alam. Dikabarkan juga sekitar ratusan rumah menjadi hancur dan rusak akibat banjir dan longsor tersebut. Banjir juga telah meluas ke 8 Prefektur termasuk Kyoto dan Hiroshima.

Meskipun saat ini banjir sudah mulai surut, namun langit yang cerah dan matahari yang mulai muncul diperkirakan akan memicu suhu udara lebih dari 30 derajat celcius. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berujung pada gelombang panas di sejumlah wilayah akses listrik dan airnya terputus akibat banjir. Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menjelaskan bahwa banjir besar yang terjadi disebabkan oleh hujan lebat selama berhari-hari hingga membuat sungai meluap.

Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe yang seharusnya melakukan kunjungan luar negeri, seperti Belgia, Perancis, Arab Saudi dan Mesir terpaksa harus dibatalkan. Shinzo membatalkan kunjungan luar negerinya karena dirinya harus fokus menangani bencana tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh sumber dari Partai Liberal Demokratik yang menanungi PM Shinzo Abe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: