Anggota Banser Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan Dan Sakit

Anggota Banser Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan Dan Sakit – Diduga kelelahan saat bertugas, salah satu anggota Banser DKI Jakarta yang bernama Jatmiko (48) meninggal dunia ketika dibawa ke RSCM. Sebelumnya Jatmiko sedang bertugas di Markas GP Ansor, Jakarta Pusat. Informasi tersebut disampaikan oleh Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. Helmy menjelaskan bahwa Jatmiko meninggal murni karena sakit yang dialaminya. Namun Helmy membantah bahwa kematian Jatmiko akibat aksi demo di depan Kantor GP Ansor.

Sebelumnya memang massa melakukan demo sambil membawa bendera tauhid di depan markas GP Ansor pada sekitar pukul 16.18 WIB (Jum’at 26 Oktober 2018). Massa yang berdemo tersebut meminta untuk membubarkan Banser. Setelah melakukan demo di markas GP Ansor, massa langsung menuju ke seberang gedung PBNU. Puluhan personil Brimob diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi demo tersebut.

Anggota Banser Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan Dan Sakit

Anggota Banser Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan Dan Sakit

Wakil Kepala Banser NU Depok, Reno Luqman juga membenarkan adanya anggota Banser yakni Jatmiko meninggal dunia. Reno menjelaskan awalnya Jatmiko ditemukan lemas di kantor GP Ansor. Kemudian ia meninggal ketika tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Jatmiko ditemukan lemas ketika ia sedang bertugas pada sekitar pukul 16.00 WIB. Reno menghimbau kepada semua pihak agar tidak menyebarkan berita yang tidak sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu juga menegaskan bahwa tidak ada anggota Banser yang meninggal saat aksi demo. Ia juga kembali menegaskan bahwa kabar yang beredar tentang adanya anggota Banser yang meninggal karena ditusuk, itu merupakan berita hoax. Roma menuturkan bahwa anggota Banser yang meninggal dikarenakan sakit jantung yang diidapnya. Roma juga memastikan bahwa Jatmiko tidak berpartisipasi ketika terjadinya demo.

Dari keterangan yang diberikan oleh beberapa saksi, Jatmiko sudah mengeluh sakit ketika masih di Kantor GP Ansor. Kemudian Jatmiko langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Ketika tiba di RSCM, dokter melakukan pemeriksaan dan hasilnya korban meninggal dunia. Sebelumnya memang heboh tentang pemberitaan di beberapa media sosial. Pemberitaan tersebut mengenai adanya salah seorang anggota Banser yang meninggal dunia karena ditusuk. Kabar tersebut juga mengatakan bahwa korban meninggal saat melakukan demo di depan Kantor GP Ansor yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: