Ahok Tolak Hak Bebas Bersyaratnya Bulan Depan

Ahok Tolak Hak Bebas Bersyaratnya Bulan Depan – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok dikabarkan menolak hak bebas bersayaratnya. Ia lebih memilih bebas secara murni atau menunggu waktunya bebas dari Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan oleh adik kandungnya, Fifi Lety melalui akun instagramnya, @fifiletytjahajapurnama. Dirinya mengakui memang belum ada hitung-hitungan pasti kapan Ahok bisa dibebaskan.

Pernyataan dari Fifi Lety tersebut bertuliskan ” Hari ini ramai WA dan telepon semua tanya hal yang sama, apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan depan? Jawabnya iya benar, tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja”. Fifi menjelaskan bahwa syarat untuk melakukan proses itu adalah harus menjalani dua per tiga masa pidana, Waktu pembebasan bersyarat juga harus dibawah tiga bulan.

Ahok Tolak Hak Bebas Bersyaratnya Bulan Depan

Ahok Tolak Hak Bebas Bersyaratnya Bulan Depan

Kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie mengungkapkan bahwa Ahok memilih tidak mengambil hak bebas bersyaratnya sambil menyelesaikan tulisan yang akan dibuat dalam beberapa buku. Menurut Nana, hingga saat ini sudah ada 3 buah buku yang sudah ditulisnya yang bertema politik hingga catatan pribadinya. Nana juga menjelaskan bahwa Ahok menolak hak bebas bersyaratnya juga dikarenakan ia ingin bebas sepenihnya secara murni.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Ahok diapresiasi. Mardani menduga Ahok menolak hak bebas bersyaratnya agar tidak ada kontroversi dan merupakan sebuah sikap yang baik dari Ahok. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi keputusan Ahok dengan bicara keberanian dalam menjalani hukuman. Menurut Fahri, keadilan bisa dirasakan oleh masyarakat hanya jika hukum diterapkan dengan setara.

Dirjen Pemasyrakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami pada sebelumnya mengatakan bahwa Ahok diperkirakan bisa mendapat hak bebas bersyaratnya pada bulan Agustus nanti. Menurut Wasekjen PPP Ahmad Baidowi atau Awiek mengatakan Ahok ingin lebih lama dalam tahanan untuk merenung. Awiek juga meminta Ahok untuk mengambil hikmah dari kasus penistaan agama dan agar kedepannya bisa lebih berhati-hati dalam bertindak maupun bertutur kata.

Seperti yang sudah diketahui, Ahok divonis 2 tahun penjara pada 9 Mei 2017 lalu. Ahok dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan penistaan agama saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: